Kegiatan Benchmarking Penjaminan Mutu Institut STIAMI ke IPB University

Pada hari Jumat, 13 Desember 2024, Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI melalui Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melaksanakan kegiatan benchmarking ke IPB University. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta mempelajari praktik terbaik dalam mencapai akreditasi unggul dan internasional.

Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Rektor 2, Gedung Andi Hakim Nasution Lantai 2, mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Delegasi dari Institut STIAMI terdiri dari Dr. Bambang Irawan, M.M., M.Si., Ana Chaerunisyah, S.A.P., M.Si., Rangga Dalu Aji Toana, S.Sos., M.A., Mitha Kartika Sari, S.AB., M.A., dan Nurul Hotimah, S.AB. Kunjungan ini disambut oleh jajaran pengelola penjaminan mutu IPB University.

Tujuan dari kegiatan benchmarking ini adalah untuk mendalami implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam SPMI, memahami sistem pendukung penjaminan mutu berkelanjutan, serta mempelajari strategi dan tahapan menuju akreditasi unggul dan internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pemenuhan aspek benchmarking eksternal dalam penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED).

Dalam sesi pemaparan, IPB University menjelaskan kebijakan mutu institusi yang berlandaskan komitmen tinggi terhadap kualitas pendidikan, dengan fokus pada pengembangan lulusan yang kompeten di bidang pertanian, kelautan, dan biosains tropika. Sistem penjaminan mutu IPB didukung oleh struktur Gugus Penjamin Mutu (GPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang memiliki peran penting dalam pengawalan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan mutu di setiap unit kerja.

IPB juga memaparkan bahwa sistem SPMI telah disusun berdasarkan 9 kriteria BAN-PT, serta didukung oleh sistem informasi yang memfasilitasi pengisian dokumen seperti Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Sistem ini dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari pimpinan unit, pengelola program studi, hingga asesor, sehingga mendukung transparansi dan akuntabilitas proses penjaminan mutu.

Dalam mekanisme asesmen SPMI, setiap program studi diwajibkan menyusun dokumen LED dan LKPS yang kemudian direview secara internal sebelum diajukan ke BAN-PT atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). IPB juga menerapkan sistem early warning bagi program studi yang masa akreditasinya akan berakhir, sehingga proses persiapan akreditasi dapat dilakukan secara lebih terencana.

Selain itu, IPB University membagikan pengalaman dalam pendampingan akreditasi internasional yang dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan lembaga akreditasi dan persyaratan, penyusunan dokumen kurikulum dan program specification, hingga proses registrasi ke lembaga akreditasi internasional. Pendampingan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan IPB dalam meningkatkan pengakuan internasional.

Salah satu poin penting yang menjadi pembelajaran adalah peran aktif unit penjaminan mutu dalam mengoordinasikan proses monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, serta pentingnya dukungan institusi dalam pembiayaan dan fasilitasi proses akreditasi. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan sistem mutu tidak hanya bergantung pada unit tertentu, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen institusi.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Institut STIAMI memperoleh banyak wawasan dan praktik baik yang dapat diadaptasi, khususnya dalam penguatan sistem SPMI, pengelolaan dokumen akreditasi, pelaksanaan monitoring dan evaluasi, serta strategi menuju akreditasi internasional.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif dan pertukaran informasi antara kedua institusi. Institut STIAMI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan informasi yang diberikan oleh IPB University, serta berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Demikian laporan hasil kunjungan ini dibuat sebagai dokumentasi resmi kegiatan benchmarking dan sebagai dasar tindak lanjut dalam pengembangan sistem penjaminan mutu di Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top